Membangun Sinergi Mengawal APBN di Bumi Hulondalo

djpbgorontalo, 04 Dec 2018, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

GORONTALO – Selasa (4/12), Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menerima kunjungan perdana Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo yang baru, Fahma Sari Fatma. Kunjungan ini dalam rangka membangun sinergi Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya dalam mengawal APBN di bumi hulondalo. Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan kali ini membawa agenda evaluasi pelaksanaan APBN 2018 dan koordinasi penyerahan DIPA TA 2019.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai ini, Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Fahma Sari Fatma menyampaikan bahwa sampai dengan akhir November 2018 realisasi anggaran belanja dalam APBN baru mencapai 76,72 persen, yaitu sebesar Rp4,50 Triliun per alokasi anggaran sebesar Rp5,86 Triliun. Dari capaian realisasi tersebut, jika dilihat dari jenis belanja maka Belanja Modal merupakan jenis belanja yang tingkat capaian realisasinya paling rendah, yaitu sebesar 58,83 persen, diikuti DAK Fisik sebesar 72,86 persen, dan Belanja Barang sebesar 76,76 persen. Sedangkan Dana Desa menjadi pos belanja yang mencapai realisasi paling tinggi, yaitu sebesar 99,94 persen. Fahma mengungkapkan bahwa rendahnya capaian realisasi Belanja Modal disebabkan pencairan pembayaran termin kontrak pengadaan yang baru jatuh tempo di Bulan Desember ini. Harapannya, untuk tahun 2019 nanti pelaksanaan lelang kontrak dapat dilakukan lebih awal, sehingga proyek pengadaan juga dapat segera diselesaikan dan hasilnya dapat segera dinikmati masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyampaikan bahwa salah satu penyebab masih rendahnya penyerapan anggaran, khususnya untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik adalah masih banyaknya DAK Fisik yang belum dicairkan. Rusli berharap agar pencairannya bisa dioptimalkan sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Baik Gubernur maupun Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo sepakat dan berkomitmen untuk mendorong jajarannya agar terus mengawal pelaksanaan APBN dalam sisa waktu akhir tahun anggaran ini, sehingga dapat menggenjot realisasi anggaran.

Dalam kesempatan ini dibahas pula alokasi anggaran belanja APBN 2019 untuk Provinsi Gorontalo. Untuk tahun 2019, Provinsi Gorontalo setidaknya akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar 5,27 T yang terbagi dalam Anggaran Kementerian/Lembaga sebesar Rp3,79 Triliun, DAK Fisik 844,84 Milyar, dan Dana Desa sebesar Rp636,61 Milyar. Alokasi anggaran APBN 2019 untuk Provinsi Gorontalo tersebut secara simbolis akan diterima Gubernur Gorontalo dalam acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tingkat nasional pada 11 Desember nanti. Gelontoran dana tersebut diharapkan dapat mengakselerasi perekonomian regional Gorontalo. (DvL)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu